Hubungi Kami | Tentang Kami | Disclaimer

Rabu, 12 Juni 2013

Elpiji 3 Kg Mulai Langka di Pasaran

CEKAU.COM-Terjadi kelangkaan elpiji tabung 3 Kilogram selama dua pekan ini. Akibatnya, harga pun naik. Tabung yang diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah itu, justru disangkal Disperindag Pekanbaru atas kenaikan dan kelangkaan tersebut.

Yulisnanto, agen elpiji UD Arung Cahaya kepada wartawan, bahwa sudah dua minggu ini gas elpiji langka. Kenaikan drastis ini berbeda di setiap agen. Itu tergantung lokasi dan jarak.

"Selama dua minggu ini gas Elpiji 3 kilogram memang sulit. Selain itu terjadi kenaikan yang berbeda versi di setiap tempat. Jika di agen sendiri harganya sebesar Rp11.600, jika diantar tentunya akan ada penambahan biaya distribusi," ujarnya.

Dikatakannya setiap warung ataupun pasar elpiji 3 kilogram terjadi kenaikan ada sebesar Rp13 ribu, Rp16 ribu atau bahkan mencapai Rp17 ribu. Kenaikan tersebut saat ini diakibatkan atas kelangkaan yang terjadi di pasar dan agen.

"Bisa saja naik karena barangnya langka. Yang jelas, kelangkaan elpiji 3 Kilogram ini sudah dirasakan banyak orang di Pekanbaru. Kalau saat ini satu hari saja, gas elpiji yang masuk sebanyak 560 tabung. Itupun tidak cukup, namun saking langkanya, elpiji datang ke agen pukul 5 sore," paparnya.

Sementara itu, Ayu salah satu pedagang warung kecil yang berada di Jalan Paus menyatakan sudah tiga hari ini tumpukan elpiji 3 Kilogram di warungnya masih keadaan kosong. Pasalnya pemasukan dari agen tidak kunjung tiba. Para agen beralasan tidak ada pemasukan lagi karena sudah mulai langka.

"Sudah tiga hari ini tempat langganan elpiji sudah tidak ada yang mengantarkan pasokan gas. Kata mereka tidak ada yang masuk, jadinya gas Elpiji 3 kilogram di warung saya menjadi tontonan saja," sebutnya.

Sepengetahuan Ayu, di tempat lainnya sudah meletakkan harga sebesar Rp16 ribu.Selain itu masyarakat terpaksa membeli gas Elpiji yang mahal, karena besarnya kebutuhan mereka.

Atas kenaikan dan kelangkaan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru, El Syabrina menyangkal adanya kenaikan ataupun kelangkaan pada gas Elpiji 3 Kilogram. Ia mengatakan yang mungkin terjadi kenaikan itu gas non subsidi seberat 12 Kg.

"Sampai sejauh ini, tidak ada kelangkaan pada gas elpiji 3 Kg, yang ada mungkin gas elpiji non Subsidi 12 Kg. Harga gas elpiji masih tetap stabil dengan harga eceran tertinggi sebesar Rp14 ribu per tabung," terangnya,

El juga menegaskan para pedagang di warung atau pasaran tidak memesan gas Elpiji 3 Kg melalui sub jalur yang resmi, makanya terjadi kekosongan dan keterbatasan dalam pemasukan. Disperindag sudah mengharuskan setiap pedagang memiliki papan nama penyaluran resmi.

"Maka dari itu saya selaku Kepala Disperindang Pekanbaru mengimbau lagi kepada masyarakat agar menggunakan kartu kendali yang sudah dibagikan. Seharusnya masyarakat membeli gas elpiji 3 Kg langsung ke para agen yang resmi. Hindari pihak yang tidak bertanggungjawab untuk memanfaatkan situasi ini," tegasnya.*


Selasa, 28 Mei 2013

Kandang Jepit Sapi, Solusi Terbaik Usaha Peternakan

CEKAU.COM-Kandang Jepi sapi adalah sejenis alat pembantu untuk hewan sapi ketika dalam proses inseminasi buatan. Alat ini banyak digunakan oleh para peternak sebagai usaha untuk persalinan, penyuntikan atau proses hamil. Kandang jepit sapi ini biasa juga disebut cuttle crush, memiliki desain yang dibuat khusus agar sapi tidak bisa bergerak bebas saat proses inseminasi buatan. Kandang jepit sapi ini memiliki daya tahan yang sangat kuat sehingga dapat dimanfaatkan berbagai kegiatan usaha peternakan atau pertanian.

Kandang jepit sapi ini terbuat dari bahan hollow atau bahan besi galvalume yang memiliki baku zinc aluminium sebesar 55%. Hollow galvanis pada kandang jepit ini memiliki daya tahan sangat baik terhadap karat dan korosi hasil dari pengembangan dari rangka besi hollow yang kokoh dan tahan karat.

Besi pada kandang jepit khusus untuk sapi ini dibantu dari bahan besi hollow galvanis merupakan hasil rancangan teknologi tinggi menggunakan mesin otomatis, semi otomatis atau manual terbaru dan desain gelombang printing branding pada setiap profilnya.

Sistem perhitungan sangat akurat untuk menambah kekuatan yang maksimal dalam pemasangan rangka plafond dan partisi. Termasuk hollow sudah tidak perlu di cat meni lagi, karena sudah dilapisi aluminium 55% dan lapisan silicon 1,5%, sehingga lebih tahan terhadap cuaca dan rambatan api.

Hollow yang berasal dari bahan baku zinc aluminium 55% ini juga dibantu dengan grade standard yang dipakai untuk bahan atap baja ringan, kualitasnya jauh lebih baik dibandingkan dengan hollow galvanis yang sejenis.

Keunggulan Kandang Jepit Sapi:

Memiliki kekuatan besi yang ringat namun masih terbilang kokoh untuk daya dukung sapi atau ternak lainnya. Sehingga bahan baku besi ini terbilang kuat dan ringan. Besi yang memiliki bahan aluminium ini juga terkenal anti rayap, tanpa pengelasan yang banyak dan bebas pemeliharaan rutin, namun dapat dilakukan secara berkala jika dipelukan pada kandang jepit ini.

Kandang jepit dari bahan hallow ini memang terbilang mahal namun tahan karat dan korosi dari keadaan cuaca yang bertahan. Termasuk tidak mudah terbakar, hemat waktu pengerjaan  maupun pemasangan.

Harga Spesial Kandang Jepit Sapi
Harga Kandang Jepit untuk Sapi

1. Harga satu paket kandang jepit bermacam-macam, tergantung konstruksi dan bahan dibutuhkan. Harga saat ini didesain dengan sistem manual. Untuk satu paket kandang jepit yang terbuat dari bahan hollow berkisar Rp 22,500,000.- per unit. Minimal pemesanan 25 unit ditambah ongkas pengiriman untuk wilayah di luar jawa.

Spesifikasi Kandang Jepit:
Besi hollow 40x40x20
Plat borders 3 mm
Dimensi 1750x162x73,5
Harga Kandang jepit Rp21,992,000,-


2. Sementara untuk satu kandang jepit sapi yang terbuat dari bahan galvanis (besi bulat) memiliki harga yang tinggi. Karena bahan galvanis terbuat dari bahan pilihan, seperti dilapisi aluminium 55% dan lapisan silicon 1,5%, sehingga lebih tahan terhadap cuaca dan rambatan api. Pemesanan lewat email dengan memberikan spesifikasi khusus pada kandang jepit yang ingin dirancang khusus, termasuk ongkos pengiriman dari luar jawa.

Spesifikasi Kandang Jepit:
Besi hollow 40x40x20
Plat borders 3 mm
Dimensi 1650x165x75
Harga Kandang jepit Rp22,290,000,-


3. Kandang jepit sapi yang terbuat dari bahan kombinasi memiliki keunggulan tersendiri, karena rangka besi pilihan disesuaikan dengan bentuk desain dan penggunaan kandang jepit. Biasanya, kandang jepit ini dimanfaatkan untuk modifikasi dengan sistem yang lain, seperti dengan sistem bongkar pasang atau digabung dengan sistem timbangan atau penggunaan lain, seperti pengukuran kaki sapi, telinga hewan, lehet dan diameter kepala hewan. Makanya, konstruksi manual pada kandang jepit ini dibuat dengan sistem bongkar pasang dengan dibantu pondasi dari beton sebagai penyangga. Pemesanan diluar jawa ditambah ongkos kirim.

Spesifikasi Kandang Jepit:
Besi hollow 40x40x20
Besi galvanis diameter 1-2 Inci
Dimensi 1850x160x73
Sistem manual dan kombinasi
Harga Kandang jepit Rp25,180,000,-

Cara Pemanfaatan Kandang Jepit pada Sapi

Harga yang di atas belum termasuk pajak dan disesuaikan dengan harga bahan baku saat ini. Berarti harga tidak mengikat dan suatu waktu bisa naik atau turun.

Hubungi Pemesanan Kandang Jepit khusus untuk ternak sapi email: derry.karnova@yahoo.com


Nasib ISG di Tangan SBY, Bisa Dua Tempat

CEKAU.COM-Alasan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, memindahkan Islamic Solidarity Games (ISG) III 2013 dari Pekanbaru ke Jakarta, karena permintaan Islamic Solidarity Sport Federation (ISSF) dinilai hanya kebohongan belaka. Pasalnya, dalam empat kali kunjungannya ke Riau, ISSF selalu mengaku puas dengan persiapan tuan rumah. Kok bisa?

Tudingan kebohongan Roy Suryo ini dilontarkan, Wakil Ketua I Panitia Daerah ISG III 2013, Syamsurizal. Ia menilai pemindahan itu hanya keputusan sepihak dan demi kepentingan politik Roy Suryo semata. Apalagi hingga kini, Roy Suryo belum menyurati panitia daerah di Riau.

"Sampai hari ini kita belum ada diajak komunikasi soal pemindahan itu. Ini hanya keputusan sepihak dari Roy Suryo selaku Menpora, dan kita mempertanyakan kenapa Dia ngotot ingin memindahkan ISG ke Jakarta," cetus mantan Bupati Bengkalis dua periode ini di Pekanbaru, pada Kamis 2 Mei lalu.

Hal yang paling membuat Syamsurizal meradang adalah alasan Roy Suryo yang mengaku pemindahan itu atas permintaan ISSF. Konon, ISSF mengaku tidak puas dengan persiapan tuan rumah. "Menpora itu pembohong, tidak ada ISSF meminta ISG itu dipindah. Kalau ISSF itu datang ke Indonesia, pasti kita diberitahu. Jadi pernyataan Menpora itu hanya bohong," tegasnya.

Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Riau itu merasa yakin ISSF tak pernah menyampaikan ketidakpuasan mereka atas persiapan ISG di Riau kepada Menpora. "Sudah empat kali ISSF datang ke Riau. Mereka selalu mengaku puas dengan persiapan kita selaku tuan rumah. Soal kekurangan seperti lampu, skoring board dan kolam berenang itu kan biasa, kita masih punya waktu untuk menyelesaikannya," paparnya.

Di balik semua itu, Syamsurizal mencium ada niat tak baik Roy Suryo. Bukti paling kongkrit adalah tersendatnya pencairan dana ISG III di APBN 2013 sebesar Rp200 miliar. "Anggaran itu masih tertahan di Kemenpora. Bagaimana kita mau bergerak bebas? Kalau Menpora ingin mensukseskan ISG di Riau, pasti dia akan mengupayakan anggaran itu segera cair. Kita melihat ini memang disengaja."

Karena itulah, Syamsurizal siap berdebat dengan Roy Suryo dalam rapat tanggal 8 Mei nanti di Jakarta. Pertemuan itu rencananya dihadiri Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, dan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tono Suratman. "Bahannya sudah kita siapkan. Ini masalah marwah. Menpora harus menghargai jerih payah kita," tegas Syamsurizal.

Sebagai penjabat tinggi negara, Syamsurizal meminta Roy Suryo agar bersikap layaknya seorang negarawan, yang terbebas dari kepentingan politik sesaat. " Kalau Menpora tetap ngotot memindahkan, sementara Riau sudah siap, kita harus mempertanyakan itu," tandasnya.

Disamping itu, Syamsurizal juga berkeyakinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih akan mempertimbangkan Riau sebagai tuan rumah ISG ini, mengingat sebentar lagi akan ada Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. "Jadi pertimbangan politik Presiden pasti ke sana. Kalau nanti ISG dipindah, masyarakat Riau merajuk, bisa saja partai ataupun calon yang diusung pak SBY nanti tidak akan mendapat dukungan dari masyarakat yang sudah terlanjur marah. Jadi ini akan jadi pertimbangan khusus beliau," cetusnya seperti dikutip dari MRN.

Emrizal Pakis, Wakil Ketua II Panitia Lokal ISG III mengatakan, pertemuan itu akan mencari titik temu dan solusi antara Kemenpora dengan panitia lokal di Riau. "Jika Menpora ngotot ingin memindahkan ISG ke Jakarta, maka kita bisa menawarkan solusi tuan rumah bersama. Jadi, tuan rumah ISG ada dua, Jakarta dan Riau," tuturnya.

Kendati demikian, Emrizal mengimbau masyarakat Riau agar jangan terlalu berharap banyak ISG bakal dilaksanakan di Riau. "Kita hanya optimis saja. Kita ingin pusat melihat keseriusan kita menjadi tuan rumah," terangnya.

Sementara itu, Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengaku masih menunggu keputusan resmi dari Presiden SBY atas nasib pelaksanaan ISG. Meski telah mengerahkan segala daya dan upaya selama dua tahun terakhir, Rusli mengaku ikhlas. "Berbagai macam daya dan upaya terus dilakukan, untuk mempertahankan Riau sebagai tuan rumah ISG. Namun, jika keputusan akhir tidak berpihak ke pada provinsi Riau, maka Riau hanya bisa ikhlas dan menerimanya dengan lapang dada," ucap Rusli.

Terkait pertemuan tanggal 8 Mei nanti, Rusli mengaku belum mendapat undangan dari Menko Kesra. "Kita belum mendapatkan surat undangan dari Menko kesra, ya kita lihat saja bagaimana kelanjutannya bagaimana," pungkasnya.

Syamsurizal Minta Maaf

Wakil Ketua II Panitia Lokal Islamic Solidarity Games (ISG) III 2013, Syamsurizal akhirnya meminta maaf kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. Dia juga mencabut pernyataannya yang menyebut Roy Suryo pembohong terkait pemindahan lokasi ISG dari Riau ke Jakarta.

Tak tanggung-tanggung, Syamsurizal menyampaikan permintaan maafnya secara tertulis dengan memakai kop surat dan stempel Panitia Lokal ISG III 2013. Dalam surat bernomor NAISGOC2013/Sekr/2013/05/40 itu, Kepala Inspektorat Provinsi Riau ini menyebutkan dua poin.

"Pertama, kami menarik ucapan mengenai 'Menpora itu Pembohong' sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada KRMT Roy Suryo baik secara pribadi maupun selaku Menteri Pemuda Olahraga," tulis Syamsurizal, Jumat (3/5).

"Dan kedua, penarikan ucapan dan permohonan sebagai angka 1 (satu) di atas, kami muat dalam media online, www.halloriau.com dan media cetak nasional. Demikian penarikan dan ucapan permohonan maaf ini kami sampaikan mohon bapak Menteri memaklumi," ujar  Syamsurizal.

Permintaan maaf Syamsurizal ini merupakan jawaban atas gugatan somasi yang dilayangkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan nomor telex 00750/SET.B-/2/V/2013 tertanggal 2 Mei 2013. Surat somasi ini diteken Sekretaris Kemenpora, Yuli  Mumpuni yang juga sebagai pengarah tim advokasi Kemenpora.

Keberadaan surat somasi itu dibenarkan Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Sudarman. Katanya, Pemprov Riau juga akan memberikan klarifikasi seperti diminta Kemenpora. "Surat somasi dari Menpora yang meminta klarifikasi sudah kita terima kemarin (Kamis, 2/8). Jadi kita akan jawab dan klarifikasi tentang permasalahan yang ada saat ini," kata Sudarman, Jumat (3/5).

Dijelaskannya, Syamsurizal tiba di Setdaprov Riau di kantor Gubernur Riau sekitar pukul 09.00 kemarin. "Dia langsung menyampaikan surat klarifikasinya terkait pernyataannya yang dimuat media massa".*


Sabtu, 25 Mei 2013

Pilkada Riau, JE Belum Tentukan Pendamping

CEKAU.COM-Salah seorang bakal calon Gubernur Riau Jon Erizal (JE) ternyata mengakui belum memiliki pemdamping yang pas dan cocok. Mesti maju menggunakan perahu PAN Riau, pihaknya terus melakukan komunikasi politik ke semua pihak. Sementara untuk memakai perahu partai demokrat, JE gagal.

"Sampai saat ini PAN memang belum memutuskan calon mendamping untuk maju sebagai calon Gubernur Riau. Namun akan terus melakukan komunikasi dengan partai politik (Parpol) lainnya. Bagaimanapun sebelum mendaftaran dibuka, PAN sudah mendapatkan calon pendamping," ujarnya, belum lama ini kepada wartawan di Gedung KPU Pekanbaru.

JE menilai, semua Parpol memang belum memutuskan calon, baik calon gubernur maupun calon pendamping. "Semua Parpol lagi melakukan komunikasi untuk merucutkan calon yang kan i usung. begitu juga PAN yang saat ini terus mejalin komunikasi baik sesama Parpol, tokoh masyarakat Riau dan dari biroraksi," katanya.

Namun, DPP PAN akan menargetkan seminggu atau tiga hari menjelang pendaftaran ke KPU. Namun jika komunikasi terus dilakukan pada akhirnya akan mengerucut bersama partai koalisi," ucapnya.

Sementara informasi terakhir, JE gagal memakai perahu Partai demokrat, lantaran tidak hadir untuk memulangkan formulir pencalonan gubernur Riau, sampai batas waktu dari panitia di Sekretariat Demokrat Riau di Pekanbaru.*


Pilkada Riau, Achmad Ngotot Pakai Perahu Demokrat

CEKAU.COM-Jelang Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) September mendatang, Ketua DPC Partai Demkorat Rokan Hulu (Rohul), Achmad terus menegaskan akan terus melaju menjadi orang nomor satu dengan perahu Partai Demokrat.

Hal ini ditegaskan Achmad, usai perayaan HUT Satpol PP ke-63 se-Indonesia dilaksanakan di Jalan Gajah Mada. Ia juga menegaskan tidak ada dalam sebuah pekerjaan menjadi orang nomor dua.

"Kita ketahui berdasarkan hasil survei kategori yang diketahui luas oleh masyarakat dalam memiliki popularitas yang tinggi. Kemudian ektabilitas yang tinggi," sebutnya kepada sejumlah wartawan, belum lama ini.

Achmad juga menyakini bahwa dirinya siap melaju menjadi orang nomor satu. Malah, Partai Demokrat juga akan melakukan deklarasi pada akhir April ini. Selain itu DPP Partai Demokrat sudah memiliki prosedur dan mekanisme untuk mengeluarkan rekomendasi terhadap kader terbaik.

"Pendaftaran kader terbaik itu dari 23 hingga 29 Mei 2013. Sedangkan saat ini baru 19 Mei 2013. Pada hari ini ulang tahun kepemimpinan saya periode ke-2 ini," tandasnya.

Selain itu, Achmad juga melakukan upaya mensosialisasikan kepemimpinannya ke masyarakat. "Kita sangat optimis untuk maju pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur nanti. Pasalnya, kita sudah berupaya melakukan sosialisasi. Namun, semua itu perlu dukungan khalayak ramai," ungkapnya.

Informasi terakhir, Achmad akan berpasangan dengan wakil bupati Kepulauan Meranti Masrul Kasmi. Bila kedua calon Gubernur dan wakil Gubernur mampu bertahan hingga pencalonan mendatang, maka secara teoritis, kedua calon sudah mewakili daerah pesisir dan daratan di Provinsi Riau.*


Ricuh, Eksploitasi Pasir di Pulau Rupat Bengkalis

CEKAU.COM-Pemkab Bengkalis diminta jangan tutup mata terkait kasus penangkapan tiga warga Rupat yang mengambil pasir dari pulau tersebut. Seharsunya ketiga warga itu mendapat perlindungan atau bantuan hukum dari Pemkab, karena aktifitas menambang pasir di Rupat sudah berangsung puluhan tahun dan selama itu pula tidak ada persoalan.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Indra Gunawan kepada sejumlah wartawan, Jumat (19/4). Ketua DPD II Partai Golkar tersebut mengaku prihatin atas nasib yang dialami tiga warga Rupat yang kini ditahan di Mapolres Bengkalis.

“Mestinya ada bantuan hukum atau entah apa namanya dari Pemkab Bengkalis kepada tiga warga Rupat ini. Kalau kita mau jujur, siapa yang memiliki izin pertambangan pasir di Rupat, tidak ada satupun. Untuk itu kita berharap Pemkab Bengkalis tidak diam saja terhadap persoalan ini,” ujarnya.

Selain persoalan hukum terhadap tiga warga Rupat tersebut, pria yang akrab disapa Eet ini juga meminta Pemkab Bengkalis mengambil langkap cepat terkait perizinan pertambangan atau penggalian pasir di Sungai Injab pulau Rupat. Mengingat musim proyek tidak lama lagi.

“Kemarin kita dengar dan baca di media sejumlah pengusaha material sudah tidak memiliki stok pasir sudah hampir sebulan. Dampak paling berat itu bukan hanya pada pengusaha, tapi orang-orang (buruh,red) yang selama ini menggantungkan hidupnya dari pasir,” jelas Eet lagi.

Sebelumnya anggota DPRD asal Rupat, Misliadi juga berharap Pemkab Bengkalis segera menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Hal itu untuk melegalkan penggalian yang dilakukan masyarakat secara tradisional selama ini.

Seperti pernah diberitakan, tiga orang warga Rupat diamankan tim dari Mabes Polri karena mengambil pasir Rupat tanpa dokumen resmi. Ketiganya lantas dititipkan doi Mapolres Bengkalis untuk diperoses lebih lanjut.

Seperti dikatakan Kapolres Bengkalis melalui Kasat Pol Air, AKP Angga H SIK, berkas ketiga warga tersebut dalam waktu dekat akan dlimpahkan ke pengadilan setelah P21. Artinya, sejak penahanan ketiganya, kasus pengambilan pasir pulau Rupat tersebut tetap berlanjut.


Prev Post Next Post Home